Jelang Ujian Akhir Siswa SMAN 1 Kedungpring Dipaksa Mutasi, Begini Respon Wali Murid -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Jelang Ujian Akhir Siswa SMAN 1 Kedungpring Dipaksa Mutasi, Begini Respon Wali Murid

Friday, February 12, 2021

Foto : SMAN 1 Kedungpring (Doc.Fb)

Indikatoralor.com - Salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Lamongan, SMA Negeri 1 Kecamatan Kedungpring dikabarkan tidak bertanggung jawab mendidik dan maunya enak sendiri. Sabtu (13/02/2020)


Sebagaimana informasi yang dihimpun awak media melalui salah satu orang tua peserta didik yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa sekolah ini dalam beberapa pekan terakhir secara sepihak telah mengeluarkan dan mendesak pindah beberapa peserta didik termasuk anaknya yang dianggap memiliki nilai rendah serta melakukan kesalahan ringan lainnya.


"Masa lembaga pendidikan SMA Negeri  yang pada pelaksanaanya tidak mau bertanggung jawab untuk mendidik. Ketika ada sebagian siswanya yang bermasalah terkait nilai yang kurang dan pelanggaran lainya, selalu siswa - siswa tersebut disuruh untuk pindah sekolah," Katanya.


Menurutnya, ketika ada siswa yang dianggap melanggar kehadirannya dan ataupun siswa yang akibat kelalaianya sehingga nilainya di anggap tidak terpenuhi maka harus siap menerima konsekuensi pindah sekolah.


"Sangat kami sayangkan jalan penyelesaian masalah pendidikan peserta didik disini adalah orang tua dan siswa di panggil ke sekolah dan dipaparkan kesalahannya oleh bagian bimbingan konseling selanjutnya di arahkan untuk mutasi ke sekolah lain. Disini orang tua siswa disuruh membuat pernyataan untuk siap di mutasi ke sekolah lain," paparnya.


Lebih lanjut, orang tua siswa ini juga menilai bahwa kejadian ini merupakan salah satu aib dari wajah pendidikan di Indonesian yang ada di Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. 


"Mestinya Pendidikan itu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui sistem dan pendekatan mendidiknya. Ini berarti sekolah tidak bertanggung jawab mendidik tetapi mau enaknya sendiri."


Sebelumnya kasus mutasi peserta didik ini telah dimediasikan ke Dinas Pendidikan Cabang Lamongan dan telah difasilitasi untuk pembatalan mutasi karena peserta didik ini telah menginjak Kelas XII dan segera mengikuti Ujian Akhir Nasional. Namun, pihak sekolah tetap bersikukuh dan mendesak untuk mutasi. (*Jab)


Bukti Screenshoot chat (2)

Bukti Screenshoot Chat (1)