Puting Beliung Mengamuk, Atap Rumah Warga di Dulolong Rusak Parah -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Puting Beliung Mengamuk, Atap Rumah Warga di Dulolong Rusak Parah

Monday, November 9, 2020

Gambar (Doc.Indikatoralor.com)

Indikatoralor.comAngin Puting Beliung kembali luluh lantahkan rumah warga di Dusun 2, Desa Dulolong, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.


Amukan Angin Puting Beliung yang berlangsung pada Minggu, (08/11/2020) sekitar pukul 16.30 WITA di Dusun 2, RT.005/RW.003 ini mengakibatkan atap rumah Syamsudin Dopu (29) mengalami rusak parah serta kerusakan ringan di beberapa rumah warga lainnya.


kabar ini terkonfirmasi langsung oleh pewarta Indikatoralor.com pada Senin, 09/11/2020 di lokasi kejadian.


"Awalnya suara petir dan kilat disambut dengan hujan. Saya lihat dari arah laut pusaran angin ini menuju ke arah daratan kemudian berputar dari dengan jarak sekitar 150-an meter dari rumah. Angin ini kemudian bergerak menuju ke arah rumah saya," kata Syamsudin.


Menurutnya, awal mula tiupan angin ini masuk dari celah jendela yang hanya ditutupi dengan irisan bambu dan pusaran angin.


"Angin ini masuk dari celah jendela yang hanya ditutupi dengan irisan bambu.  Setelah itu, pusaran angin langsung mengarah kencang ke arah atap dan saya lihat kayu rumah semuanya terbang terbawa angin puting beliung dengan jarak 200an meter dan mendarat tepat di rumah bapak Ahmad Djawa di bagian sebelah timur rumah," ungkap Sudin.


Sementara itu Syamsudin selaku pemilik rumah yang mengalami dampak terparah dalam kejadian ini berdasarkan keterangannya tidak dapat berbuat apa - apa dan hanya bisa terdiam bersandar di dinding rumah sembari melihat atap rumahnya terbawa angin.


"Ketika kejadian saya dalam rumah. Melihat kerasnya angin yang masuk melalui sela - sela jendela dan fentilasi rumah, saya coba beranjak keluar dari rumah tapi saya terpaksa urungkan niat karena angin semakim kemcang. Saya cuman bisa diam dan berdiri menyandar di tembok rumah".


Hingga berita ini dinaikkan, pihak Pemerintah Desa Dulolong belum ada respon apa - apa untuk penanganan sementara musibah yang menimpa warga Dusun 2 ini.


Hingga berita ini dinaikkan, Syamsudin dan keluarga masih menginap di rumah tetangga  sembari menanti penanganan lebih lanjut dari pihak pemerintah. (*Tim)