KM Putra Galesong Karam di Mulut Kumbang -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

KM Putra Galesong Karam di Mulut Kumbang

Sunday, November 22, 2020

 

Doc. Indikatoralor.com

Indikatoralor.com - KM (Kapal Motor) Putra Galesong karam di Mulut Kumbang Desa Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut.  (Minggu, 22/11/2020)


Karamnya KM Putra Galesong yang dikemudi oleh Juru Mudi Haji Palla di kawasan mulut kumbang ini ditengarai kerasnya pukulan arus sehingga tali kemudi putus dan berujung pada tabrakan dashyat bodi kapal di karang yang terletak di kawasan antara mulut kumbang dan pulau kepa (Fato Hari).


Sebagaimana kabar yang terkonfirmasi langsung oleh pewarta Indikatoralor.com dalam wawancara bersama Mahmud Sanu salah satu korban kecelakaan KM Putra Galesong di lokasi kejadian.


Menurut Mahmud, karamnya Kapal Motor rute Kalabahi - Baranusa ini disebabkan oleh hilangnya kendali pada kemudi KM tersebut.


"Juru mudi tadinya mau ambil posisi agak dekat dengan karang belok ke kiri tapi karena arus kencang akhirnya banting stir ke kanan. Tapi, perahu motor kami hilang kendali dan tali kemudinya putus. Akhirnya naik karang," kata Mahmud Kepada pewarta pada Minggu 22/11/2020 pukul 09.20 wita.


Mahmud juga menerangkan bahwa ketika kecelakaan terjadi, ada sekitar 40an penumpang KM Putra Galesong yang sedang berada diatas kapal tersebut.


"Penumpang yang ikut Motor ini sekitar 40an orang dan Alhamdulillah selamat semua. Tapi barang - barang belanjaan saya dengan nilai sekitae 30an juta ke atas ludas akibat kecelakaan ini," katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Pahlawan Abubakar (30) salahsatu korban yang mengikuti pelayaran bersama KM Putra Galesong ini turut memberikan komentar.


"Gejala awal kecelakaan laut ini bermula dari pukulan arus kencang sehingga berujung pada karam". Kata Lawan.


Menurutnya Kecelakaan KM Putra Galesong ini bukan lantaran tidak adanya kesiapan dan antisipasi dalam hal persiapan tali kemudi dan lain - lain. Ini adalah kecelakaan murni disebabkan arus yang terlalu kencang.


"ini kecelakaan ni bukan karna tidak adanya antisipasi dalam hal persiapan tali kemudi dan lain - lain. Ini adalah kecelakaan murni karena arus mulut kumbang yang terlalu kencang," pungkasnya.


Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa namun kerugian akibat karamnya KM Putra Galesong ini ditaksir mendekati ratusan juta rupiah. (*Jab)