Sulaiman Singh Gelar Reses di Alor Besar, Berikut Aspirasi Konstituen -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Sulaiman Singh Gelar Reses di Alor Besar, Berikut Aspirasi Konstituen

Tuesday, October 13, 2020

 

Sulaiman Singh, SH - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Fraksi Golkar sedang melakukan Reses di Depan Rumah Pusung Rebong (Doc.IND)

Indikatoralor.com - Pimpinan Partai Golongan Karya Kabupaten Alor sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Sulaiman Singh, SH kembali menyapa konstituen di Desa Alor Besar. Rabu, (14/10/2020)


Agenda Reses (Penjaringan Aspirasi Masyarakat) ini berlangsung dengan khidmat dan efektif lantaran proses komunikasi terpantau sangat berkesan bagi setiap konstituen yang hadir.


Berdasarkan pemantauan pewarta Indikatoralor.com, kegiatan yang berlangsung selama 3 (Tiga) Jam lebih 30 (Tiga Puluh) Menit ini membahas terkait beberapa hal penting antara lain status lahan ulayat Keluarga Bunga Bali yang sempat salah paham dengan Dinas Pariwisata,  pemberdayaan kepemudaan di Alor Besar, pembangunan Jalan Lingar atas Desa Alor Besar, Harga Komoditas yang menurun serta beberapa persoalan lainnya yang di alami oleh warga yang bermukim di Perumahan kawasan sekitaran Ulimonong.



Menanggapi aspirasi Masyarakat, Ketua Umum Partai Golkar Kabupaten Alor ini dengan sigap langsung memberi komentar.


Peserta Reses Anggota DPRD Kabupaten Alor Dapil IV

Terkait persoalan lahan yang saat ini dikelola oleh dinas pariwisata, Tokoh Politik Kabupaten Darah Alor Besar ini menyampaikan bahwa sejauh ini dirinya tidak terlalu mengikuti perkembangan lahan Pariwisata karena masih simpang siur.


"Saya tidak terlalu ikuti perkembangan lahan pariwisata karena masih simpang siur. Namun, prinsip bangunan pemerintah harus dibangun diatas tanah yang beridentitas jelas. Jika belum ada kejelasan, harus segera diperjelas oleh pemerinta. Dalam kasus ini, status hukumnya harus jelas. Jika bangunan pemerintah belum ada kejelasan maka akan masuk dalam kategori Korupsi,"ungkapnya.


Sementara itu terkait kepemudaan dan infrastruktur, Wakil Rakyat Perwakilan Dapil IV ini langsung meminta kepada pemerintah Desa agar segera menyediakan forum khusus untuk di diskusikan bersama.


Tak hanya itu, Sosok yang akrab disapa Pak Man Singh ini juga mengatakan bahwa pemasaran komoditas pertanian di Kabupaten Alor hingga saat ini masih belum terlalu di dampingi dengan baik oleh dinas terkait.


"Dinas yang membidangi pemasaran komoditas pertanian di Alor ini saya lihat kurang produktif membuka pasar. Bukan hanya itu, kita juga masih kekurangan orang yang bermain di atas yang punya akses langsung ke pusat produksi," pungkasnya.


Sementara itu, Pandangan Sulaiman Singh, SH terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Perumahan di Ulimonong sebenarnya disebapkan oleh kelalaian pemerintah daerah.


"Program pemukiman baru dengan ekonomi baru terhambat karena program lanjutannya tidak ada. Karena program tidak jelas maka hasilnya tidak jelas. Disana perlu ada penanganan lanjutan terkait pemberdayaan masyarakat. Selain itu, pemerintah perlu membuat program sertifikat yang diberikan secara massal kepada masyarakat yang ada di perumahan agar merek tidak gelisah," ujar Sosok tegas nan berwibawa ini.


"Saya itu yang tidak bisa - tidak bisa tu yang kasi saya. Insha Allah saya Bisa," ujar Wakil Ketua DPRD ini diakhir sambutannya bersamaan dengan gemuruh tepuk tangan para konstituen. (*Jab)