Lounching Patola, Kapolres Alor: Kampung Tangguh Adalah Jalan Menuju "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit" -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Lounching Patola, Kapolres Alor: Kampung Tangguh Adalah Jalan Menuju "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit"

Sunday, August 16, 2020

Kapolres Alor (AKBP Agustinus Chrismas Tri Suryanto, S.IK ) sedang melakukan wawancara bersama awak media disela - sela kegiatan Lounching Kampung Tangguh Patola

Indikatoralor.com - Lounching Kampung Tangguh Patola di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut hari ini berlangsung dengan meriah dan tertib. Minggu (16/08/2020)

Kampung Tangguh yang merupakan salahsatu gebrakan dari Kepolisian Resort Alor ini dihadiri oleh Bupati Alor Drs. Amon Djobo, Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek serta Kepala Kejaksaan Negeri Kalabahi hari ini (16/08) pukul 11.00 Wita.

"Bidang yang menjadi fokus daripada pembentukan Kampung Tangguh ada 3 yakni bidang kesehatan, bidang ekonomi dan bidang keamanan,"ungkap Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismas Tri Suryanto, S.IK dalam sambutannya. 

Menurutnya, 3 Bidang pokok ini adalah program perioritas serta targetan utama bagi Polres Alor dalam Lounching Kampung Tangguh Patola.

"Bidang kesehatan ini maksudnya agar bersama - sama masyarakat melaksanakan tracking, testing dan treatment sebagai bentuk dari upaya menjaga kondusifitas masyarakat agar alor tetap aman dari ancaman pandemik Covid. Dari segi ekonomi, kami berharap agar potensi yang ada bisa bermanfaat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu di bidang keamanan,  kami berupaya mengajak masyarakat dan stake holder agar tetap meningkatkan rasa aman bagi masyarakat ditengah terjangan pandemik covid hari ini," terang Kapolres Alor yang kharismatik ini.

Melalui kampung tangguh ini Polres Alor mengajak partisipasi dari 4 pilar yaitu Pemerintah Daerah setempat, TNI - Polri dan tenaga kesehatan sebagai pilar yg saling bersinergi untuk memastikan kesehatan masyarakat, perekonomian masyarakat tetap berjalan dan keamanan tetap terjaga.

Sambungnya, "Bukan tanpa alasan tempat ini kami launching sebagai ikon kampung tangguh nusantara. Ini karena disini terdapat potensi untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat desa salah satunya dengan produksi kain tenun yang merupakan budaya setempat yang ternyata sangat strategis  dapat menyerap tenaga kerja yang berasal dari Kecamatan ABAL dan telah melakukan pelatihan - pelatihan bagi anak- anak sekolah dalam wilayah ABAL. Tentunya hal ini lah yg perlu mendapat perhatian kita bersama dan Polri mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat terutama di masa pandemik" pungkasnya.

Dalam proses produksinya, Kampung Tangguh Patola mempekerjakan 75 tenaga lokal yang berasal dari Pulau Buaya, Pulau Ternate dan Alor Besar. Selain itu, setiap hari minggu Kampung Tangguh Patola juga membuka pelatihan tenun bagi pelajar wanita dari setiap tingkatan sekolah mulai dari TK sampai SMA.

Untuk diketahui, dalam gambar Patola yang mencantumkan 4 unsur ini mengandung arti sinergitas bersama untuk mewujudkan motto "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit". (*Jab)