Raskin Hingga Rastra Dijual, Kelompok Masyarakat Tude Siap Pidanakan Kades -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Raskin Hingga Rastra Dijual, Kelompok Masyarakat Tude Siap Pidanakan Kades

Monday, July 6, 2020

Gambar Beras Bulog (Pict. Tempo)

Indikatoralor.com - Kelompok Masyarakat Desa Tude akan temui Bupati Alor Drs. Amon Djobo pada pukul 08.00 Wita. Senin (06/07/2020)

Rencana pertemuan ini berkaitan dengan adanya indikasi penyelewengan, penggelapan dan penjualan Bantuan Beras Raskin 2017, Bantuan Rastra 2018 dan Bantuan Rastra 2019 oleh Kepala Desa Tude MYMR.

Sebagaimana informasi yang disampaikan oleh koordinator Masyarakat tude yang menuntut kepastian hukum terhadap Kades Tude yakni Aris A.W kepada pewarta Indikatoralor.com via telepon pada pukul 21.05 Wita.

Menurut Aris, gerakan yang dibangun merupakan upaya untuk mencari kepastian hukum atas tindak pelanggaran oleh Kepala Desa Tude.

"Kami sudah masukkan laporan ini ke pihak yang berwajib sejak Juni 2019 lalu. Tapi, sampai hari ini belum ada kejelasan penyelesaian perkara di Desa kami," ujar Aris.

"Kami tadi siang sudah bertemu pihak Tipikor untuk mencari tahu kelanjutan proses hukum kasus ini. Tapi ada hal yang membuat kami masih belum puas yaitu kami belum diberikan bukti kuitansi pengembalian uang negara. Selain itu, bukti penyetoran sampai hari ini belum ada sama skali ke pihak tipikor," terangnya.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Aris, Beras Raskin 2017 dijual seharga 288.000 Rupiah kepada 322 Kepala Keluarga. Selain itu MYMR juga menjual beras Raskin tahun 2017 sejumlah 16 Ton ke Desa Bagang, Berlanjut ke Rastra 2018 dijual ke masyarakat dengan harga 50.000 Rupiah ke 322 Kepala Keluarga dan Rastra tahun 2019 dijual seharga 35.000 Rupiah  ke 322 Kepala Keluarga di Desa Tude.

Dikabarkan bahwa jika pasca mediasi bersama orang Nomor Satu Kabupaten Alor esok hari ini tidak menemukan titik terang maka kelompok masyarakat ini akan menggelar unjuk rasa menuntut kepastian hukum pada Senin mendatang. (Jab)