TNI Gadungan Berpangkat Letnan Kolonel Ditangkap Bersama Pacarnya
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

TNI Gadungan Berpangkat Letnan Kolonel Ditangkap Bersama Pacarnya

Tuesday, June 23, 2020

Foto Pelaku Penipuam FMS pasca ditangkap Anggota Kodim 0822 Bondowoso

Indikatoralor.com - Pria bernama Ferdinand Mesias Santi (45) ditangkap petugas Kodim 0822 Bondowoso, Jawa Timur, lantaran mengaku sebagai prajurit TNI AU dengan pangkat Letnan Kolonel.

Sebab, pria tersebut diduga hendak melakukan penipuan kepada warga Bondowoso bersama pacarnya Imanian (31).

Selain itu, dia juga membawa sopir pribadi untuk meyakinkan korbannya bahwa dia seorang anggota TNI.

Saat itu, dia hendak melakukan transaksi pembelian mobil dengan salah seorang warga Kelurahan Nangkaan.

Namun, geliat Ferdinan mencurigakan bila dia sebagai anggota TNI. Akhirnya, warga Bondowoso melaporkan pria tersebut pada Bhabinsa Nangkaan.

“Pelaku ini hendak membeli mobil milik warga, dia mengaku TNI namun perilakunya mencurigakan,” kata Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi, pada Selasa (16/6/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Akhirnya, Ferdinan dibawa ke Makodim 0822 Bondowoso dan dilakukan interogasi selama 20 menit tapi tidak mengaku.

Ketika ditanya apakah dari Mabes AU atau Mabes TNI, pelaku nampak kebingungan. Hal itu semakin menunjukkan bahwa Ferdinand bukan anggota TNI.

Selain itu, juga ditanyakan dari angkatan siapa, satuan di mana, namun dia tidak tahu. Bahkan, saat ditanya NRP-nya tidak ada.

Padahal, untuk mengecek anggota, tinggal mengecek NRP-nya.

“Ternyata ketika dicek NRP-nya ternyata seorang Bintara, tapi bukan dia,” papar dia.

Akhirnya, terbongkarlah identitas tentara gadungan tersebut. Setelah ditelusuri lebih jauh, Ferdinan sudah pernah melakukan penipuan di beberapa kota.

Di antaranya Kabupaten Alor NTT, Malang dan di Bondowoso, namun tidak berhasil.

Letkol Inf Jadi menambahkan, tentara gadungan tersebut tinggal di Malang.

Seragam yang dipakainya dibeli dari Pasar Senen Jakarta. Profesinya sendiri sebagai pelaksana pekerjaan sebuah proyek.

Karena sudah diketahui sebagai TNI gadungan, Kodim langsung menyerahkan ke Polres Bondowoso untuk diproses lebih lanjut. (Dj)