PWPM NTT, Kita Patut Beri Apresiasi Untuk Pak Gubernur
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

PWPM NTT, Kita Patut Beri Apresiasi Untuk Pak Gubernur

Tuesday, March 17, 2020

Foto: Gubernur NTT (Victor B. Laiskodat)

Indikatoalor.com - "Kita perlu berikan apresiasinya atas gebrakan Gubernur NTT Vicktor B. Laiskodat pasca menutup sementara akses yang menghubungkan Indonesia (NTT) dengan negara tetangga Timor Leste,"

Demikian penyampaian apresiasi yang disampaikan langsung oleh Ketua PWPM NTT Amin Taher kepada awak media. Menurutnya, langkah yang di ambil oleh gubernur NTT ini adalah langkah yang tepat  dan sebagai masyarakat NTT kita patut memberikan apresiasi kepada Pak Gubernur.

"Betapa kita bisa langsung melihat bentuk nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap masyarakatnya. Apalagi NTT berbatasan langsung dengan dua Negara, tentunya sangatlah rentan penyebarannya, maka melalui langkah antisipasi ini kita berharap masyarakat NTT terhindar dari virus yang mematikan, selain itu jalur bandara bila perlu disiapkan tenaga medis untuk mengadakan pemeriksaan langsung saat penumpang yang datang karena ini merupakan salah satu bagian dari pencegahan," pungkasnya.

Selain itu, sambung Amin, "langkah konkrit lainnya yang dilakukan oleh pak Victor B. Laiskodat di Kantor Gubernur NTT berupa pengukuran suhu tubuh, setiap pegawai  yang ada dikantor maupun tamu yang datang sebagai bentuk nyata dalam mengantisipasi penyebaran Virus, namun saya sarankan hal ini perlu dilakukan di setiap instansi agar kita semua bisa bebas dari virus ini, apalagi saat ini absen elektronik (Fingerprint) ini sangatlah rentan dan penyebarannya, apalagi dari berbagai hasil penelitian Virus ini mampu bertahan 9 (sembilan) hari di benda mati, tentunya gampang penyebarannya karena kita tidak tahu setiap pegawai ini dan ini baru dikantor, belum lagi dipasar, katakanlah kalau virus ini menempel di uang apa jadinya," Kata Amin.

Di akhir penyampaiannya, Ketua PWPM NTT ini juga bemberi dukungan kepada langakah pencegahan penularan Covid-19 yang dilakukan oleh Kemendikbud. "Kita harus mendukung salah satu bentuk antisipasi yang dilakukan Kemendikbud meliburkan sekolah selama 14 hari, tetapi saat liburan yakin bahwa peserta didik tidak beraktifitas dengan lain? Sekarang ada sebagian sekolah swasta yang sudah meliburkan peserta didiknya, langkah-langkah konkrit  baik pemerintah maupun swasta kita patut memberikan apresiasi, semoga segala upaya dapat membuahkan hasil yang baik," tutup Amin. (Indntt/Jab)