DPD IMM NTT Siap Gelar Jalan Sehat Dan Deklarasi Anti Narkoba || Menyongsong Milad IMM Ke - 56 -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

DPD IMM NTT Siap Gelar Jalan Sehat Dan Deklarasi Anti Narkoba || Menyongsong Milad IMM Ke - 56

Thursday, March 12, 2020

indikatoralor.com Sabtu mendatang DPD IMM Gelar Kegiatan Deklarasi Anti Narkoba (14/3/2020).

Dengan mengusung tema besar 'Kolaborasi Memajukan Bangsa',  DPD IMM NTT akan menggelar jalan sehat dan deklarasi anti narkoba dengan  menghadirkan seluruh anggota IMM di Kota Kupang dan menggadeng seluruh Ortom Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah untuk memeriahkan Milad IMM kali ini.

Guna menyukseskan kegiatan tersebut, DPD IMM NTT melakukan audiensi bersama BNN Provinsi NTT, Rabu (11/3/2020)  kemarin yang berlangsung di kantor BNN Provinsi NTT. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi NTT, Hendrik J.  Rohi, SH, M. Hum didampingi Kepala Seksi Pencegahan BNN Provinsi NTT, Markus Raga Djara,S.H,.M.Hum menerima perwakilan dari DPD IMM NTT dan berdiskusi bersama terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Kepada perwakilan DPD IMM NTT, Hendrik mengapresiasi komitmen IMM dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, ini kali pertama IMM NTT melibatkan BNN untuk memberikan pemahaman terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. 

"Sesungguhnya Muhammadiyah menjadi organisasi terdepan yang mensosialisasikan terkait bahaya narkoba dengan  melibatkan BNN," jelas Hendrik. 

Sebelumnya, Muhammadiyah sering melibatkan BNN baik dalam penerimaan anggota baru, dalam upaya memberikan pemahaman bagi para generasi muda. 

Lanjut Hendrik, mahasiswa adalah orang-orang bebas yang harus siap menyuarakan berbagai aspirasi, termasuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. 

"Sasaran pasar baru dari peredaran narkoba adalah para generasi muda. Sehingga generasi muda terutama mahasiswa harus menjadi penggerak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba," tegasnya. 

Pada kesempatan tersebut, Kabid P2M BNN Provinsi NTT bersedia dan menyambut baik undangan dari IMM NTT untuk hadir dalam deklarasi anti narkoba yang akan digelar diarea Car free day Kota Kupang. 

"Terima kasih untuk niat baiknya. Kami sangat mendukung dan kami siap hadir bersama menyuarakan penolakan terhadap narkoba," ucapnya. 

Kepala Seksi Pencegahan, Markus Raga Djara  mengatakan, IMM merupakan organisasi yang secara tegas menempatkan diri dalam perjuangan membebaskan generasi muda dari ancaman narkoba. 

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan bahkan organisasi kemasyarakatan lainnya perlu mengikuti apa yang dilakukan oleh IMM NTT. 

Lanjutnya, saat ini NTT masih menjadi daerah transit pengedaran narkoba, namun tidak menutup kemungkinan kedepan menjadi daerah tujuan pengedaran narkoba dan generasi muda akan menjadi sasaran market. 

"Pencegahan ini tidak bisa dari kami BNN sendiri, perlu dukungan dan kerja sama dari semua pihak, terutama mahasiswa," jelas Markus. 

Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM NTT  Abdul Majid Laba mengatakan, sejalan dengan  tema besar yang diusung oleh IMM dalam rangka memajukan bangsa, maka salah satu hal yang harus diprioritaskan adalah menyelamatkan generasi penerus bangsa. 

"Karena ini kolaborasi memajukan bangsa, jadi hari ini tepat  jika kita gandeng BNN untuk deklarasi anti narkoba. Karena BNN sendiri tahun lalu mengusung tema milenial sehat tanpa narkoba," jelas Majid.

Menurutnya, hari ini kasus penyalahgunaan narkoba tidak hanya di pulau Jawa, tapi di NTT juga sudah terjadi banyak kasus penyalahgunaan narkoba. 

Melihat kondisi hari ini, kaum muda khususnya mahasiswa tidak bisa berdiam diri dan menyaksikan banyak generasi bangsa yang terpapar narkoba dan kehilangan masa depannya. 

"Hari ini bertepatan dengan Milad ke-56 IMM, kita peduli terhadap  generasi penerus bangsa yang akan dihasilkan 10 atau 20 tahun kedepan dipastikan sehat tanpa narkoba," ujarnya. 

Ketua Bidang Organisasi IMM NTT, Try Setiawan Daeng Mamala menegaskan apa yang disampaikan oleh rekannya. Menurutnya, mahasiswa harus berada pada barisan terdepan dalam menyuarakan tentang bahaya narkoba. 

Sebagai bentuk nyata sikap IMM dalam memerangi narkoba, IMM bersama BNN dan Rektor Universitas Muhammadiyah akan menandatangani nota kesepahaman bersama. 

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, banyak generasi muda yang memahami dengan  baik bahaya penyalahgunaan narkoba sehingga tidak berusaha untuk coba-coba menggunakan narkoba. 

"Kita berharap banyak masyarakat terutama generasi muda mendapat nilai positif dari kegiatan ini," tutup Ketua Bidang Organisasi IMM NTT(*)