Aksi Bom Bunuh Diri Di Polrestabes Medan, Begini Respon Ketua DPD IMM NTT -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Aksi Bom Bunuh Diri Di Polrestabes Medan, Begini Respon Ketua DPD IMM NTT

Wednesday, November 13, 2019


Indikatorakor.com Melihat berita yang sekarang lagi hangat beredar di media, baik media online, tv ataupun media cetak mengenai pelaku bom  bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 11/13/2019.

Melalui Olah TKP, terduga pelaku bom bunuh diri diketahui bernama Rabbial Muslim Nasution yang langsung tewas di tempat serta mengakibatkan 6 orang lainnya jadi korban luka.

Kecaman keras akan tindakan ini pun datang dari berbagai Pihak. Salah satunya datang dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur  periode 2019-2021 (DPD IMM NTT) IMMawan Abdul Majid Laba.
 saat di Konfirmasi pukul 02.28 WITA 14/11/2019, Ketua DPD IMM NTT menyampaikan bahwa Peristiwa seperti ini  tidak seharusnya dilakukan, karena akan menimbulkan pemahaman -pemahaman yang bersifat menyudutkan ummat islam terkait radikal dan terorisme. "Saya selaku representase dari DPD IMM NTT mengecam keras terhadap bom bunuh diri yg terjadi di polrestabes medan", Ungkap Majid.

Sambungnya, "Saya berharap polisi Segera mengambil tindakan dengan bergerak cepat untuk mengusut tuntas bom bunuh diri sehingga pemahaman terkait radikal dan terorisme tidak membias dan meresahkan masyarakat".

Karena Bicara radikal pasti tujuannya adalah islam, karena sesuai realitas yang terjadi selama ini memanglah demikian Ummat Islam selalu dikaitakan. Padahal telah kita ketahui dan menyaksikan bahwa islam adalah rahmatan lil alamin (Rahmat Bagi Seluruh alam Semesta beserta isinya) yang lebih mengedepankan persaudaraan.

Dengan demikian, Ketua DPD IMM NTT ini mengajak kepada seluruh masyarakat, Terutama Masyarakat Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan Khususnya Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiya (IMM) Nusa Tenggara Timur agar bisa mengambil hikmah dibalik peristiwa ini dan ikut andil dalam menjaga keakraban serta kerukunan Ummat beragama di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah lama terjalin ini. "Lebih-lebih bila kita dapati oknum yang dengan sengaja mau merusak Keakraban dan Kerukunan kita ini, maka wajib untuk kita melaporkannya pada pihak yang berwajib untuk diamankan".

Diakhir penyampaiannya, Majid berharap semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan jalan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.