Ketua Remas Desa Alor Kecil, Kab. Alor NTT. Mengecam Keras Tindakan Bom Bunuh Diri Di Mapolrestabes Medan -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Ketua Remas Desa Alor Kecil, Kab. Alor NTT. Mengecam Keras Tindakan Bom Bunuh Diri Di Mapolrestabes Medan

Wednesday, November 13, 2019

Indikatoralor.com Rabu, 11/13/2019 Telah terjadi Bom bunuh diri di mapolrestabes Medan.
Peristiwa yang menyebabkan enam orang menjadi korban luka ringan. Empat orang merupakan personel Polri, sementara seorang lain masyarakat biasa dan sejumlah kendaraan yang terparkir di dekat TKP juga rusak ringan.

Kejadian yang membuat resah masyarakat setempat ini, menuai kecaman dari berbagai pihak yang mendengarnya, termasu Ketua Remaja Mesjid Desa Alor Kecil (Abdul Rajak Daeng Mamala). 
Kejadian Bom bunuh diri ini merupakan hal yang sudah berulang-ulang terjadi di Negara kita ini, sehingga kita sebagai warga negara sudah semestinya meningkatkan kewaspadaan bukan saja pada daerah pengeboman, tapi di seluruh pelosok Nusantara ini.
Terlebih lagi yang membuat geram adalah ketika Kejadian-kejadian ini terjadi maka sering sekali ada berbagai oknum yang mengaitkannya dengan Ummat Islam. Padahal menurutnya, Islam itu adalah Agama yang Indah, Damai Dan tidak sedikitpun mengajarkan hal-hal seperti itu. Apalagi perbuatan membunuh diri, itu Adalah Perbuatan yang dilaknat  dan dibenci oleh Allah SWT. (Sambungnya)

Kita Ketahui Bersama Bahwa Hasil Infestigasi terakhir oleh Tim Inafis Polri dengan sidik jari jenazah, Telah terungkap Bahwa pelaku Bom bunuh diri tersebut masih berstatus Mahasiswa/pelajar. Sehingga ini juga mencoreng nama baik dunia pendidikan sekaligus memberi catatan penting bagi dunia Pendidikan kita bahwa ini terjadi karena kurangnya perhatian pada pendidikan Moral Dan Ahlak bagi sebahagian anak Didik kita.

 Oleh karena itu, maka harapan kita kepada semua pihak yang terkait seperti aparat negara seperti Kepolisian Dan Lainnya harus lebih intens melakukan tindakan pencegahan dan membasmi jaringan teroris yang masih merajalela.

Khususnya di Kabupaten Alor Kata Abdul Rajak Selaku Ketua Remas Desa Alor Kecil, Mari kita jadikan kejadian Bom Bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan ini sebagai sebuah evalusi bersama. Agar supaya masyarakat dan pihak aparat dapat bekerjasama dengan baik dalam mengawal dan menjaga serta memberi laporan sesegera mungkin ketika diantara kita menemukan oknum yang dengan sengaja mau menghancurkan kebhinekaan dan kerukunan antar Ummat beragama yang ada di Indonesia pada umumnya, serta Di Kabupaten Alor pada Khususnya. Bukan saja lewat aksi Bom Bunuh diri, tapi terhadap hal-hal lain seperti gerakan radikalisme dan lain-lain pun kita wajib melaporkannya kepada pihak berwajib.