Sangsi Dengan Hasil C1, 12 Partai di Dapil IV Abal Walk Out -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Sangsi Dengan Hasil C1, 12 Partai di Dapil IV Abal Walk Out

Wednesday, April 24, 2019

Foto Prosesi Pleno PPK Dapil IV Kec. Abal

Indikatoralor.com - Plano hasil Pilleg (Pemiliham Legislatif) Kabupaten Alor Dapil IV Kecamatan Abal dan Kecamatan Pulau Pura berujung dengan Walk Out 12 Parpol. Rabu (24/04/2019)

Kejadian ini di sebapkan oleh adanya ketidak sesuaian pengakuan masyarakat pemilih dengan hasil penghitungan berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara).

Sebagaimana yang terkonfirmasi oleh Sokan Teibang salah satu masyarakat pecinta demokrasi asal kecamatan Alor Barat Laut.

"Proses Walk Out yang dilakukan oleh 12 Partai Politik peserta Pilleg di Kecamatan Abal dan Pulau Pura yang disebapkan oleh adanya indikasi kecurangan dalam proses rekapitulasi suara serta pengecekan ulang surat suara kembali tanpa mengacu pada C1 yang diusulkan oleh 12 partai ini tidak diizinkan oleh pihak penyelenggara pemilu kecamatan." Ujar Sokan

Kepada pewarta indikatoralor.com Sokan juga menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatannya ditemukan adanya kejanggalan terkait hasil pleno yang dilakukan oleh PPK di Dapil IV.

"Betul bahwa memang ada kecurangan di Dapil IV khususnya di Abal. Kecurangan yang sudah terungkap dalam Pleno PPK itu terjadi di TPS 1 Desa Lefokisu dimana berdasarkan Informasi dari saksi Partai Garuda bahwa pengakuan Keluarga yang mencoblos calon legislatif lebih banyak dari surat suara yang tertera dalam rekapan lembaran C1." Pungkasnya.

Menanggapi Hal ini, Haris Kay selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI (Parti Solidaritas Indonesia pun ikut angkat bicara.

"Kami dari PSI berharap agar demokrasi kali ini dapat berjalan dengan transparan, bisa terbuka. Kan sekarang ini kan sistemnya terbuka. Seharusnya tingkat kecurang - kecurang ini kan boleh dibilang tidak ada. Tapi kok dalam perjalanannya kok lain? Nah itu yang kami PSI selsalkan". Ujar Haris.

Haris sebagai ketua PSI kabupaten Alor berharap agar pihak penyelenggara bisa benar - benar secara terbuka demi mengantisipasi situasi sehingga masyarakat tidak beranggapan buruk terhadap proses kelancaran demokrasi.

"Ini bukan soal kalah dan menang tapi soal sistem yang teman - teman lakukan saat ini harus bisa transparan ke Publik biar masyarakat tau".


Reporter : Jab
Editor      : Redaksi Indikatoralor.com