Surat Cinta Untuk Bupati Alor -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Surat Cinta Untuk Bupati Alor

Thursday, March 21, 2019

Illustrasi Gambar

Pak Bupati,
Kami kirim sebait kata untuk bapak
Diantara hiruk - pikuk jalanan kota yang kian sesak dipadati hewan - hewan berasap,
Bersama teriakan  kaum - kaum jelata yang belum tersentuh makanan dan menangis diemperan jalan raya. Serta suara kentrungan para pengamen jalanan yang tengah jual suara,

Bapak yang Kami Cintai
Suara isak sendu menari di setiap pusaran waktu berputar.
Iya, waktu telah mengantar kisah - kisah bahagia dan pilu atau bahkan penuh kemurkaan berlalu
Semoga berlalu pula bersama lembaran hitam akan gejolak politik lupa "saudara" di Kota Kenari tercinta.

Bapak, Inilah kami
Anak - anak negeri yang selalu menelan kepahitan tanpa belaian manja Seorang Bapak.
Anak, anak yang sejak sekian waktu berlalu menanti dan menahan kerinduan yang begitu amat mendalam.
Jika bapak telah selesai bertugas maka jenguklah kami, karna mereka - mereka anak - anak ngeri asing itu selalu dibelai manja hampir setiap pekan oleh bapaknya. Kami iri,

Jangankan sandang dan pangan, Papan merekapun begitu mewah.
Sementara kami, Hidup berpindah - pindah hingga berkesan seperti kurang bimbingan seorang bapak.
Temui kami, jangan jadikan kami seperti anak - anak yang ada di emperan jalan raya disetiap persimpangan yang selalu bersendu lantaran ditinggal bapaknya.

Di akhir surat ini,
Kami titip Negeri kami kedalam tangan bapak.
Kami mohon dari lubuk hati yang paling dalam agar yang pernah menghujat dapat dimaafkan.
Karna Cinta adalah kekuatan dahsyat yang mampu mematahkan baja dan membekukan api.

Dari Anak Bapak
di Kota Malang


(Surat ini dibuat ketika peringatan hari Puisi Nasional 21 Maret 2019)


Penulis: Putra Daerah
Status    : Mahasiswa
Editor   : Redaksi Indikator Alor