DAM NTT dan Sosok Fazlu Rahman -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

DAM NTT dan Sosok Fazlu Rahman

Tuesday, February 19, 2019

Foto Penulis (Herliansyah Safrudin)

Indikatoralor.com- Kamis 14 Fabruari 2108, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Kupang Melaksanakan kegiatan Darul arqam Madya (DAM).

Darul Arqam Madya (DAM) adalah jenjang perkederan tingkat dua didalam Proses kaderisasi Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang bertujuan untuk melahirkan generasi pembaharu yang memiliki kapasitas intelektual, spiritualitas dan humanitas yang diharpakan dapat terintegral dalam diri setiap kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Kegitan ini berlansung selama 3 hari dan berjalan lancer hingga selesai berkat dukungan dari Alumni-Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah NTT dan kerja keras dari Penyelenggara Maupun Team Work Darul Arqam Madya (DAM) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Kupang.

Terlepas dari itu, Ada sosok baru yang hadir memberikan spirit yang  baru pula, Ia adalah Kakanda Fazlu Rahman, Ketua Bidang Kader Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Beliau merupakan sosok yang dapat dikatakan representasi dari kader Ikatan yang memiliki Kebutuhan Khusus, Karena dari beliau kita bisa belajar dari arti sebuah perjuangan dalam memanifestasikan tujuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Pria yang berasal dari Kerinci ini memang memiliki keterbatasan diindera penglihatan, sehingga mengharuskan beliau untuk menggunakan tongkat dalam membantunya untuk berjalan.

Sungguh tidak dapat dipercaya beliau bisa hadir seorang diri di Kegiatan Darul Arqam Madyah (DAM) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Kupang menjadi salah satu pemateri di dalam kegitan tersebut.

Kakanada Fazlu Rahman membuat Kader-kader Ikatan di Kota Kupang geleng-geleng kepala karena melihat keterbatasannya yang terlihat sangat tidak memungkinkan untuk bepergian jauh tanpa ditemani seoarangpun.

Disela-sela memaparkan materinya, kakanda Fazlu Rahman menyampaikan bahwa “Jika saya yang mempunyai keterbatasan saja bisa berjuang sampai di DPP IMM, apalagi kalian (Peserta DAM) yang diberikan indra yang lengkap”.

 Sungguh kata-kata ini mampu menjadi cambuk sekaligus gingseng yang memberikan spirit baru untuk terus berproses menjadi kader pelangsung dan penggerak dalam mewujudkan cita-cita Ikatan Perserikatan, Ummat, Bangsa dan Negara.

**Tulisan Pernah Dimuat di Indikatorntt.com

Oleh : Herliansyah Safrudin (Sekretaris Umum PC IMM Kota Kupang)
Editor: Redaksi