Palang Pintu, Warisan Budaya Leluhur Kab. Alor -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Palang Pintu, Warisan Budaya Leluhur Kab. Alor

Tuesday, September 4, 2018

Kemeriahan Menjelang Ijab - Qobul


Indikatoralor.com - Kekayaan tradisi dan budaya di kabupaten alor yakni Palang Pintu atau dalam bahasa masyarakat pesisir disebut dengan nama "Tidde Lagang" merupakan sebuah kemeriahan khusus dalam setiap rangkaian pesta Nikah di Kabupaten Alor.

Tradisi palang pintu ini memang agak mirip dengan tradisi masyarakat Betawi. Namun yang menjadi perbedaannya adalah palang pintu di Kabupaten Alor tidak menggunakan penampilan pencak silat.

Tradisi palang pintu untuk mempelai laki - laki yang dilakukan oleh saudara laki - laki atau anak paman pengantin wanita merupakan salah satu tradisi unik yang ada di kabupaten Alor sekaligus penambah kemeriahan jelang prosesi Ijab Qabul dilaksanakan.

Tradisi palang pintu ini biasaanya dilakukan pada saat antaran pengantin laki - laki ke rumah mempelai perempuan, kemudian ada beberapa saudara laki - laki atau anak paman dari mempelai perempuan menghadang di depan pintu tempat melintasnya mempelai laki - laki.

Pada saat palang pintu itu berlangsung, biasanya dilakukan balas  pantun yang dilakukan oleh keluarga calon pengantin laki - laki dan perempuan. Kemudian setelah usai berbalas pantun maka, salah satu saudara laki - laki atau anak paman pengantin perempuan meminta semacam permintaan kepada calon  mempelai pria.

Apabila mempelai pria bersedia menerima permintaan itu maka palang pintu nya akan di buka dan pihak yang memalang pintu mempersilahkan mempelai laki - laki dan keluarganya masuk ke arena pesta.

Tradisi ini masih diwariskan dan dilaksanakan secara turun temurun di daerah kabupaten Alor seperti di Abal, ABAD, dan daerah Alor sekitarnya. Semoga saja kemeriahan nikah di Kabupaten Alor ini tetap terjaga dan tetap terwariskan kepada generasi.

Reporter: Umi