Demonstrasi Mahasiswa Di Malang Ricuh, 2 Demonstran Jadi Korban Kekerasan Oknum Aparat -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Demonstrasi Mahasiswa Di Malang Ricuh, 2 Demonstran Jadi Korban Kekerasan Oknum Aparat

Saturday, September 8, 2018

Rohaiman Hidayat, Korban Kekerasan Oknum Aparat

Indikatoralor.com Aksi Demonstrasi Mahasiswa Cipayung Plus akhirnya berujung Ricuh hingga harus dibawa ke Mapolres Malang Kota. Sabtu (08/09/2018)

Tercatat dua aktivis mahasiswa yang melapor dugaan tindakan represif (Kekerasan Fisik) oknum polisi saat mengamankan unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Malang Pada hari Jum'at kemarin.

Sebagaimana yang diinformasikan oleh ketua Cabang IMM Malang Raya bahwa Kedua pelapor adalah Kader IMM Malang yakni Rohaiman Hidayat, mahasiswa UIN Malang dan Almuntazar, mahasiswa UMM.

Rohaiman mengaku dipukul di bagian pipi serta ditendang pada bagian belakang leher oleh oknum tersebut. Sementara Almuntazar mengaku dipukul oleh dua orang oknum polisi yang mengenakan seragam.

“Ini ada luka kecil di bawah mata dan bagian telinga kanan. Karena waktu itu saya menyelamatkan diri dari kerumunan, saya mendorong polisi yang ada di depan saya,” katanya kepada media.

Bahkan, Rohaiman menjelaskan bahwa ia sempat diseret ke Balai Kota Malang. Tak hanya kekerasan fisik, ia mengaku juga mendapatkan intimidasi verbal.

Saat ditanya awak media, Rohaiman menirukan gaya oknum tersebut. “Kamu berani sama saya?” katanya seraya menirukan.

Atas tindakan tersebut, dua aktivis tersebut memberanikan diri melapor ke Polres Malang Kota. Mereka juga ditemani kuasa hukum, Dadang H Suwoto.

“Kami yakin bisa membuktikan. Kami ada bukti foto dan juga saksi. Hanya saja kami belum melakukan visum,” kata Dadang.

“Tadi kami sudah lakukan gelar dan hendak ke Paminal karena ini masih tingkat lidik sehingga masih ditentukan masuk ke umum atau Paminal. Jika ada bukti yang kuat baru ke Reskrim,” tegasnya.

Sejauh ini baru muncul 2 nama yang menjadi korban kekerasan oknum aparat  kepolisian dan sementara dalam proses pengumpulan data korban kekerasan dari berbagai organisasi yang terhimpun dalam Cipayung Plus yang ambil bagian pada aksi Jum'at kemarin. 

Reporter: Jab