Makhluk Senja -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Makhluk Senja

Tuesday, July 3, 2018

Aku dan Senja Illustrasi (Source:Google.com)

Kamis, 21 Desember 2017

Indikatoralor.com-Melalui beranda kelas kulihat dari kejauhan,ada sosok indah yang duduk disudut beranda. Ingin sekali kuhampiri dan menyapanya tapi hati ini seakan takut dan tak kuasa. Hanya bisa memandang dari kejauhan. Lambat laun hujan semakin deras dan debit air pun semakin meninggi. Lamunanku seakan menerawang dan menembus derasnya hujan seakan ingin melukiskan bayangmu di derasnya hujan.

       Senja yang indah tak dapat kunikmati karena awan seakan enggan untuk membiarkan senja menampakan pesonanya. Tapi aku masi bersyukur karena senja menjelma menjadi sosok mahluk indah yang ada di sudut beranda itu.

"Ahhh... aku hanya orang lugu yang tak bisa meluapkan hasrat ini."

Perlahan kucoba menghampiri dan duduk disampingnya, tapi sayang semua masih sama dan seperti tadi. Mukaku terasa kaku dan senyumpun seakan segan menari dibibirku yang kaku.

 Kini hanya aku dan mahluk senja itu bercengkrama dibawah beranda tapi dingin seakan ingin mengganggu mahluk senja itu. Kucoba raih tangannya dan perlahan kuremas jarinya agar senjaku tidak lagi kedinginan.

Dewi malampun kini menghampiri dan aku masi bersama mahluk senja bercengkrama disudut beranda itu. Perlahan direbahkan kepalanya di bahuku yang kaku dan jantungku berdetak tak beraturan. Ada sesuatu yang berbeda dengan rasa ini dan ingin rasanya aku merangkulnya erat kedalam pelukanku tapi aku sadar karena senja masi punya malam yang pasti akan memanggilnya pulang.

Waktupun berjalan dan senjapun pamit pulang dan perlahan berlalu dan menjau dari pandanganku. Lambat laun senjapun hilang dibalik derasnya hujan.

Aku masih terperangkap di beranda sepi ini dengan pandangan kosong menatap kepergiannya tapi dalam hatiku aku bersyukur karena hujan telah menahan senja disisiku walau hanya sekejap.

Oleh: Andi Munzir M. Padda