Muktamar IMM XVIII, Inilah Suara Hati Kader Perbatasan -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Muktamar IMM XVIII, Inilah Suara Hati Kader Perbatasan

Tuesday, July 31, 2018


IMMAWAN Anas

Indikatoralor.com - Muktamar adalah Musyawarah Tertinggi dalam setiap organisasi, kita Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang di singkat IMM telah merayakan sekaligus menentukan sikap penentu nasib perjalanan Ikatan selama 2 tahun mendatang di malang pada tanggal 1- 6 Agustus 2018 di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang.(01/08/2018).

KONDISI IKATAN.
Perputaran Roda kepemimimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari Tahun ke Tahun juga melewati Tendensi keorganisasian yang Berkepanjangan Pada Waktu yang tidak terlal jauh, setelah hilang nya Taufan Putra Kerompot selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat" ( DPP IMM ) sempat tidak terarah namun diwaktu yang bersamaan DPP IMM mampu mengatasi dengan resufle diangkatnya  Ali Mutohirin sebagai Ketua Umum DPP IMM dikala itu demi menjga marwah dan kestabilan Organisasi.

IKATAN UNTUK BANGSA.
Bangsa saat ini perputaran  kepemimpinan serta
politisisasi sangat lah tidak ideal, Elektabilitas kepemimpinan mejadi topik yang marak dinegri ini. ketia kita melihat kondisi bangsa saat ini,  "Ketika saya sebut si fulan yang lain meng kelaim saya for sifulan dan Anti si fulan begitu pun sebaliknya"  memahami kondisi ini  perlu adanya nalar keritis serta analisis yang berkepanjangan dalam menyikapi kondisi yang ada pada bangsa dan negara saat ini.
Kepekaan serta gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah"   mulai dari tahun 2014  pada masa naiknya Joko Widodo sebagai presiden Indonesia  ditahun yang sama pula  IMM "ikatan mahsiswa muhammadiya yang di nahkodai Ketum Beni Pramula kala Itu, dengan beberapa gerakan dan aksi-aksi nyata
seperti Tarik Mandat Jokowi JK, kasus Hambalang dan Penolakan Reklamasi Ibukota Jakarta yang kemudian dilanjutkan oleh Ketua Umum Ali Mutohirin
Tidak di pungkiri beberapa  "out put"  dari Gerakan IMM belum menemukan ending.

Memahami  kondisi ini pula, perlu digaris bawahi bahwa kepemimpinan sangatlah dibutuhkan dalam menata dan eksistensi sebuah kelembagaan dan keorganisasian.
Momentum Muktamar XVIII  bukan hanya mencari dan menemukan sosok Ketua Umum saja, namun momentum Muktamar XVIII  juga dapat disimpulkan sebagai momentum mencari kembali jati diri IMM dan eksistensi IMM itu sendiri.
Diwaktu yang tidak jauh berbeda pula, kita di hadapkan sebua pesta besar Bangsa yaitu pesta Demokrasi, pada tahun 2019 mendatang,
hal ini bukan merupakan hal yang kemudian kita artikan sebagai sebuah  kebetulan, sadar atau pun tidak sadar,  secara kasat mata IMM" akan dihadapi tanggung jawab yang begitu besar.
sehinga  perlu adanya  move on back pada Gerakan serta gebrakan IMM Mulai dari Pimpinan Komisariat, Cabang, DPD dan DPP IMM.

Ma kita wujudkan MUKTAMAR XVIII IMM yang harmoni dengan penuh tanggungjawab.dan semoga melahirkan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.

Oleh MMawan Hamid Nasrudin Anas.
( Ketua Komisyariat AR.Fakrudin Univeraitas Muhammadiyah Kupang).

Reporter : Gun