Cegah Seks Bebas dan penyalahgunaan NAPZA, KKN 91 UMM adakan penyuluhan -->
Cari Berita

Advertisement

INDIKATOR ALOR

https://youtu.be/cE2YjO-Dc-k

Cegah Seks Bebas dan penyalahgunaan NAPZA, KKN 91 UMM adakan penyuluhan

Saturday, July 28, 2018


Indikatoralor.com-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kelompok 91 Universitas Muhammadiyah Malang (KKN 91 UMM), mengadakan kegiatan penyuluhan mengenai bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) dan Seks bebas dengan targetnya adalah siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP 1 Ngajum, Kab Malang). Pematerinya seorang Psikolog Rumah Sakit Wafa Husada, Kepanjen, Malang. Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu program kerja dari KKN 91 Divisi Kesehatan dan Lingkungan. Kegiatan berlangsung selama 3 jam, materi pertama mengenai Napza, dan materi kedua tentang Seks Bebas. Peserta kegiatan penyuluhan ini notabenenya diikuti dengan antusias oleh para siswa. Minggu,(29/07/2018)

“Tujuan diselenggarakan penyuluhan Seks Bebas dan Napza supaya generasi muda atau remaja sadar bahwa perilaku Seks Bebas dan penggunaan Napza adalah salah, dampak dari seks bebas salah satunya bisa menyebabkan penyakit menular seksual, dengan adanya penyuluhan ini merupakan salah satu pencegahan dini,” Ungkap Duwi Hikmatulloh salah satu Mahasiswa Jurusan Kedokteran.

Lebih lanjut Duwi menuturkan harapanya dengan penyuluhan ini kepada siswa-siswi atau remaja tidak melakukan aktifitas ini (Seks Bebas dan Napza), pungkasnya
Diungkapkan oleh Fifie Indayani dalam materinya, jika remaja zaman sekarang rentan atau mudah tergelincir ke tindakan seks bebas dan penggunaan Narkotika Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) karena remaja pada hakikatnya memiliki rasa penasaran yang tinggi dan ingin coba-coba hal baru, selain itu juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Pada intinya remaja sangat mudah terpengaruh, terkait seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar pernikahan, yang jika dilakukan bisa menimbulkan penyakit seksual, seperti Human Immunodeficiency Virus & Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV&Aids), Sedangakan penggunaan Napza bisa berakibat pada gangguan syaraf, jantung, kulit, paru-paru dan sistem reproduksi, serta gangguan psikis.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ratika Yuniarta salah satu siswa SMP 1 Ngajum, menuturkan jika seks bebas adalah kegiatan yang tidak baik dilakukan, karena seks bebas bisa berdampak pada hadirnya penyakit menular seksual pada tubuh, seks bebas adalah kegiatan Hubungan badan diluar nikah yang dilakukan dengan bebas, tandasnya.

Karunisa Kirana menuturkan “Penyuluhan seks bebas dan Napza ini bertujuan untuk membekali remaja dan memberikan pencerahan karena memang pembahasan terkait seks itu bukan hal yang tabu untuk dibahas, adapun untuk Napza sendiri biasanya dijadikan ajang pelampiasan atau pelarian remaja ketika stres, dengan diberikan penyuluhan ini sebagai wujud pencegahan dini untuk remaja supaya terhindar dari keduanya.” Ungkap Mahasiswa yang akrab disapa Ica. (Mulia)


Reporter: Jab